Kamis, 27 Juni 2013

Epilog

 
     Hidup sesungguhnya dimulai dari dalam diri, bukan dari luar diri. Karena itu keberhasilan hidup selalu ditentukan pada sejauh mana kemampuan seseorang dalam menata dan mengelola potensi yang bersemayam di dalam dirinya. Sementara itu kecerdasan emosi (Emotional Quotient) merupakan potensi dan karunia Tuhan yang tak terbilang nilainya. Karena dengan kecerdasan itu seseorang mampu untuk membuat keputusan saat mengalami dilema. Kemampuan itu bukan muncul dengan sendirinya akan tetapi setiap manusia memiliki potensi tentang kecerdasan tersebut.
    Musik dengan harmoni nada tertentu sesungguhnya memiliki peranan yang penting dalam kehidupan manusia. Musik merupakan bahasa manusiadalam suasana apapun, kegembiraan, kesedihan, dan kebahagiaan sering dinyatakan lewat musik.Musik menumbuhkan perasaan yang indah melalui pengalaman, musik juga mampu memberikan kemampuan motivasi dan media katarsis emosi. Dimana dengan motivasi dan musik sebagai medianya emosi akan menjadi lepas dari rasa tertekan, serta dapat mendorong semangat seseorang dalam melakukan sesuatu yang baik, positif dan bermanfaat.
      Akan tetapi, hingga saat ini musik bagi sebagian orang masih dipandang sebelah mata. musik secara umum tanpa adanya pemetakan tidak lagi dipahami sebagai alunan nada yang bisa mendatangkan keindahan. Padahal baik musik klasik, kosidah, dangdut, pop, metal, rock, blues dan jenis musik lainnya, selama musik tersebut mendatangkan manfaat bagi yang mendengarkan layak dijadikan media untuk pencapaian suatu hal yang lebih baik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar